tulisan melayang

please,,,join di blog sayaa

salaam


Rabu, 25 Juli 2012

Manfaat Puasa Untuk Kesehatan Tubuh

1. Mengistirahatkan Sistem Pencernaan
Pada saat puasa, tubuh dan sistem pencernaan dapat berisitirahat untuk sementara waktu. Dengan demikian organ pencernaan seperti kerongkongan, lambung serta usus dapat bekerja lebih optimal ketika mulai mencerna makanan kembali.

2. Membantu Proses Detoksifikasi Alami Dalam Tubuh
Pada saat puasa, tubuh kita melakukan proses detoks alami, yaitu menetralisir racun dalam tubuh. Ketika lambung kosong, proses penyerapan nutrisi makanan akan lebih sempurna sehingga tubuh tidak menyimpan sisa makanan yang membusuk yang tidak diperlukan oleh tubuh.

3. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Puasa dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh karena pada saat puasa terjadi peningkatan jumlah sel darah putih, terutama pada minggu kedua puasa. Sel darah putih merupakan unsur utama dalam sistem pertahanan tubuh sehingga membuat tubuh kita kuat atas serangan penyakit.

4. Meredakan Nyeri Sendi
Puasa dapat membantu mengurangi rasa nyeri pada persendian bagi orang yang menderita arthritis atau radang sendi. Hal ini karena meningkatnya kemampuan sel netrofil dalam membasmi bakteri. Netrofil, disebut juga sel penetral, merupakan unsur yang dapat menetralkan racun atau bakteri yang menjadi penyebab radang sendi.

5. Menurunkan Tekanan Darah Tinggi, Kadar Gula, dan Kolesterol
Saat puasa, konsumsi makanan yang mengandung lemak, gula, dan kolesterol tinggi akan berkurang. Hal ini membantu menurunkan tekanan darah tinggi, kadar gula dalam darah dan kolesterol. Manfaat ini akan terasa lebih optimal jika disertai makan makanan sehat pada saat sahur dan buka puasa.

6. Mengurangi Cairan Berlebihan Dalam Tubuh
Puasa membantu mengurangi kelebihan cairan dalam tubuh karena pada saat puasa otomatis kita mengurangi konsumsi air. Hal ini membantu mengurangi pembengkakan pada perut, kaki dan lutut seperti yang sering dialami wanita pada saat haid.

Sabtu, 21 Juli 2012

marhaban yaa Ramadhan

Kekasih, kehadirat-Mu hamba ucapkan syukur yang tak terhingga. 
Atas kasih sayang-Mu kesehatan dan kesempatan ini masih ada. 
Masih Engkau beri kesempatan bertaubat atas salah dan dosa. 
Dan belum Engkau panggil kami untuk kembali ke alam baqa. 

Kekasih, terima kasih atas segala nikmat yang Kau beri. 
Bersyukur kami atas masih adanya iman di dalam hati. 
Diberi kesempatan hamba-Mu nikmati sejuknya pagi. 
Berharap diri kasih-Mu untuk taubat sebelum mati. 

Wahai Allah, berilah kami hati yang takuti dosa. 
Jadikan kami bermunajad dengan cucuran air mata. 
Berilah kami iman yang berharap dan rindukan surga. 
Dan jadikan kami mengigil dalam takut pada siksa neraka. 

Ya Allah, berilah kami kesempatan untuk berpuasa karena-Mu. 
Bersihkan perut kami yang begitu kotor karena perturutkan nafsu. 
Sehatkan kembali organ tubuh kami yang banyak dipaksa hingga lesu. 
Dan tambahkan kesadaran betapa beratnya hidup seperti diawal dahulu. 

Wahai Allah, banyak makhluk-Mu yang rela berpuas a untuk kemuliaan. 
Bak ulat yang dijijiki banyak orang jadi kupu-kupu penuh keindahan. 
Atau baki ular yang lemah dikuliti jadi perkasa dan ditakuti lawan. 
Sungguh dari mereka manusia belajar hikmah dalam kehidupan. 

Kekasih, izinkanlah kami berpuasa dalam kesadaran insani. 
Sadari bahwa semua berakhir dalam hidup tak abadi. 
Tak mampu menolong disisi-Mu harta,anak dan istri. 
Kecuali menghadap-Mu membawa amal sendiri. 

Wahai Allah, betapa kami malu dengan perut ini. 
Gendut berlemak tanda nafsu yang tak terkendali. 
Sedang banyak yang tak mampu mencari sesuap nasi. 
Sedang dirumah kami banyak makanan yang terbuang basi. 

Ampuni kami yang banyak lalai mengingat banyaknya nikmat. 
Hari-hari pendek kehidupan diisi banyak dosa dan maksiat. 
Melihat kelebihan orang timbul iri dan prasangka jahat. 
Dan amalan-amalan baik begitu sedikit diperbuat. 

Kekasih, tuntunlah kami agar selamat di akherat.

Kamis, 19 Juli 2012

Ini Uraian Mengapa Penetapan 1 Ramadan Selalu Berbeda


Laporan Wartawan Tribun Timur, Thamzil Thahir
SEMENANJUNG Arab adalah bentang daratan beralam kejam di siang hari. Tandus dan kering. Namun di malam hari. Arab adalah "surga" bagi para astronom. Langit Arab di malam hari, selalu indah.
Seperti China, sebagai bangsa dan peradaban tua, sastrawan Arab banyak menyanjung langit di malam hari. Malam adalah inspirasi keindahan, sedangkan siang diibaratkan "kekerasan."
Tak mengherankan jika khasanah intelektual dunia soal astronomi banyak lahir di tanah Arab. Gugusan bintang-bintang banyak lahir dari istilah Arab awal. Rasi bintang Orion awalnya dikenal dengan Al-Jabbar, Taurus (Ath-Thawr), Canis Major (Al-Kalb Al-Akbar), Canis Minor (Al-Kalb Al-Asghar), Leo (Al-Asad), Gemini (At-Tawa'man), Scorpius (Al-'Aqrab), dan beberapa lainnya.
Inilah yang menjelaskan, kenapa di banyak negara-negara Islam di Semenanjung Arab, seperti Mesir, Syira, atau Yaman dalam memutuskan 1 Ramadan, selalu merujuk ke Arab. Ke Tanah Haram, Mekkah.
Bahkan Malaysia dan Jepang, yang jauh di tenggara Asia, pun senantiasa berkiblat pada penentuan 1 Ramadan atau Syawal di Mekkah. Langit Mekkah dan Jeddah, selalu lebih terang. Rasi bintang di malam hari selalu terlihat lebih jelas.
Dan, memang perbedaan 1 Syawal dan 1 Ramadan hanya soal cara sistem penghitungan belaka, dan kondisi langit atau ufuk saat rukyah hilal.
Ingatkah kita, di Indonesia, hampir 3 dekade di masa pemerintah Soeharto begitu kuat perbedaan "cara" itu nyaris tak pernah ada. Itu karena pemerintah kuat, dan masih punya otoritas dan kepercayaan.
Sementara Indonesia umumnya menentukan sendiri, melalui pertemuan antara pemeritah dan ormas-ormas Islam.
Dalam perhitungan 1 Ramadan dan 1 Syawal, ada yang memakai Hisab dengan perhitungan astronomi yang rumit, ada pula yang memakai Ru'yah atau melihat bulan/hilal.
Ada pun yang memakai sistem Hisab berpendapat mereka melihat bulan dengan memakai ilmu kalendering. Inilah yang selama ini jadi rujukan ormas Muhammadiyah.
Dengan rujukan ini, 1 Ramadan 1455, atau di 22 tahun akan datang (tahun 2034) mendatang, sudah bisa diketahui, atau disesuaikan dengan kalender masehi.
Yang kedua, dengan rukyah, jika bulan terlihat, itulah saat mulai berpuasa atau berbuka puasa (Idulfitri). Inilah yang dipakai oleh pemerintah Indonesia, dalam hal ini Kemenag dan Ormas Nahdlatul Ulama (NU).
Pada Ru'yah lokal, tiap penduduk melihat bulan sendiri-sendiri, sehingga tiap kota atau tiap negara merayakan hari Idulfitri sendiri-sendiri bisa berbeda satu negara dengan negara yang lain bahkan satu kota dengan kota yang lain.
Ada pun yang memakai Ru'yah Global begitu ada minimal 2 orang saksi yang dipercaya melihat bulan, maka itulah awal Ramadan atau awal Syawal. Rujukan yang terakhir ini biasanya http://moonsighting.com/
Umumnya Tim Ru'yah di Indonesia gagal melihat hilal (bulan muda) bukan karena mereka "bodoh" atau minimnya peralatan. Ini lebih disebabkan karena memang langit lagi berawan, atau banyak partikel cahaya dari bumi. Inilah yang menyebabkan bulan muda sering tertutup awan.
Selain itu, Jawa yang merupakan pulau terpadat di dunia begitu terang oleh cahaya lampu-lampu gedung dan rumah-rumah sehingga langit juga terlihat lebih terang termasuk di Boscha.
Akibatnya sinar-sinar bintang dan bulan terganggu dan terlihat kecil dan redup. Di Arab sebaliknya. Langit tidak berawan. Dengan luas darat yang lebih besar daripada Indonesia (2,4 juta km2) sementara jumlah penduduk cuma 1/5 pulau Jawa, banyak daerah tak bertuan yang tidak berlampu.
Galap gulita. Itulah, kenapa langit dan rasi bintang di Arab pada malam hari selalu lebih indah.
Sehingga langit begitu hitam kelam, sementara bintang-bintang dan bulan jadi tampak lebih besar (sekitar 4-6x lipat daripada di Indonesia) dan lebih terang. Oleh karena itu, Hilal lebih mudah terlihat di sana.
Deputi Bidang Sains, Pengkajian dan Informasi Kedirgantaraan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin mengungkapkan setelah mengamati posisi bulan menyimpulkan jika nantinya akan ada potensi perbedaan dalam penetapan 1 Ramadan.
Dari perjalanan bulan, diketahui bahwa pada maghrib akhir Sya'ban atau 19 Juli 2012 nanti bulan telah wujud atau tampak di Indonesia. Akan tetapi ketinggiannya kurang dari imkan rukyat. Ketentuan Imkan rukyat menggunakan kriteria yang disepakati ketinggian bulan minimal 2 derajat.
Nah, karena pada 19 Juli 2012 bulan sudah wujud tetapi kurang dari 2 derajat, maka pengguna hisab wujudul hilal akan menetapkan awal Ramadan jatuh pada 20 Juli. Pengguna hisab wujudul hilal ini di antaranya adalah Muhammadiyah.
Sedangkan ormas yang menggunakan hisab imkan rukyat akan menetapkan 1 Ramadan pada 21 Juli. Sementara itu, posisi hilal yang rendah tadi (antara 0-2 derajat) tidak mungkin akan berhasil di-rukyat pada 19 Juli.
Maka pengguna rukyat kemungkinan besar menetapkan 1 Ramadan jatuh pada 21 Juli. Pengguna rukyat ini di antaranya adalah pemerintah dan NU (Nahdlatul Ulama).http://id.berita.yahoo.com/ini-uraian-mengapa-penetapan-1-ramadan-selalu-berbeda-004921065.html

Selasa, 17 Juli 2012

-keresahan hati-


Hampa hampa hampa ! 


Hanya kehampaan yg aku rasakan disini ! 


Terdiam bersama sepi . 

Berlari bersama waktu . 

Bergelut dengan kenyataan . 


Surgahkah ini ? 

Atau neraka ? 


Semua kebahagiaan ku MENGHILANG ! 

Yg ada hanya air mata kekecewaan ! 


Berdiri, dan mencoba berlari , 

Tapi aku terjatuh . 

Tertatih dan mulay berlari lg, 

Tapi aku berada di belakang ! 


Aku hidup sekarang untuk siapa & buat siapa? 

Aku sendiri pun gag tau ! 

Rasanya aku hidup gag pernah ada gunanya . 

Ada atau gag ada aku, 

Mereka tetap saja gag mw tau ! 

mereka SIBUK dengan kegiatan mereka masing2 . 

Sibuk mengejar duit , duit dan duit ! 

Tanpa mereka sadari , 

duit itu gag selamanya bisa di jadiin alat untuk menebus kebahagiaan ! 


Terdiam terdiam terdiam ! 

Yg bisa aku lakuin sekarang , detik ini hanya terdiam dan merenungi kehidupan ! 

Memikirkan apa yg akan terjadi kedepan , 

Memikirkan apa yg akan aku dapat : 

Kebahagiaan atau kesedihan belaka ! 

Aku pun tag tau ! 


Mereka bilang hidup ini indah ! 

Tapi kata kata itu nggak pernnah berlakuu buat aku . 

Bagiku hidup ini PAHIT ! 

Bahkan bisa dibilang campah(gag ada rasa) 


Ya allah , 

apa yg harus aku lakuin agar aku bisa tersenyum ? 

Ya allaah , 

Bagaimana cara memperoleh kebahagiaan yg abadi seperti yg telah kau janjikan kepada setiap umatmu ? 

Ya rabb , 

Aku berjanji tak akan mengkhianati takdirmu . 

Aku bakal berusaha semampu ku walau harus tertatih dan teramat sering terjatuh dalam menjalani semua ini . 

Sesungguhnya engkau maha pengasih dan penyayang ya rabb . 

Maha pemberi kebahagiaan ! 

Sesungguh nya gag ad kebahagiaan yg abadi melainkan kebahagiaan yg telah kau janjikan bagi setiap umatmu yg panday bersyukur , gag malu untuk memohon padamu sebuah kebahagiaan , dan semua umat yg mau bertakwa kepadamu ! 


Amiiin


Jumat, 06 Juli 2012

‎...10 karakter Wanita shalihah...

Muslimah shalihah yang berakhlak mulia memiliki beberapa karakteristik yang indah.
...

1. bertaqwa Kepada Allah SWT dan bisa menjaga dirinya, anak-anaknya, serta harta suaminya. Dalam AlQur’an Allah Berfirman yang maksudnya,“Sebab itu, Maka wanita yang shaleh ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh Karena Allah Telah Memelihara mereka.” (Q.S An Nisa’:34)



2. Ia memiliki sifat sabar. Ia bersikap tabah dalam menghadapi berbagai persoalan. Bahkan ia pandai menghibur suaminya yang sedang di rundung masalah. Bukannya malah merunyamkan suasana.



3. Senantiasa menjaga shalat 5 waktu. Sebagaimana maklum shalat 5 waktu adalah tiang agama. Muslimah yang menjaga shalatnya adalah sosok muslimah yang sendi-sendi keimanannya kokoh. Ia akan kuat menghadapi berbagai terpaan cobaan dan musibah. Muslimah seperti inilah yang bisa menjadi faktor kunci sukses suaminya.



4. Menjaga auratnya dengan baik. Ia tak mau keluar rumah kecuali seizin suaminya. Andaikata keluar, ia menutupi aurat yang menjadi kehormatannya serta suaminya. Allah SWT berfirman yang maksudnya, 
” Hai nabi. Katakanlah kepada isteri-isteri mu, anak-anak perempuan mu dan isteri-isteri orang beriman “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk di kenal. Karera mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”(Q.S Al Ahzab, 59)



5. taat kepada suaminya, menghormatinya, mencintainya, menyayanginya. Selalu menampakkan wajah yang menyenangkannya. Selalu memberikan dukungan kepada suami baik dalam urusan pekerjaan atau ibadah. Tidak menghardik atau mengeluarkan kata-kata kotor kepadanya.
Tidak membicarakan aib-aibnya kepada wanita lain. Tak pernah ada niatan untuk menyakitinya. Ia senantiasa melakukan perbuatan yang membuat ridha suaminya. Rosulullah SAW bersabda, “Tatkala seorang muslimah melaksanakan shalat 5 waktu, menunaikan puasa wajib dan mematuhi suaminya, maka ia akan memasuki surga Tuhannya.”



6. bisa mengasuh dan mendidik anak-anaknya dengan baik. Sebab mereka lebih dekat kepada anak-anak daripada suami yang lebih banyak keluar untuk bekerja. Seorang Muslimah Shalihah akan mengajarkan anak-anaknya membaca Al Qur’an, menanamkan rasa cinta kepada Nabi SAW beserta keluarganya.
Mendampingi mereka melewati masa kanak-kanak dengan lembut dan penuh cinta, menjauhkan mereka dari akhlak tercela. Dan tak kalah pentingnya, mengajarkan mereka rasa hormat kepada ayahnya.



7. Mampu menasehati suami yang sedang lalai dari ibadah dengan cara yang santun dan bijak. Ia bisa mengambil hati suaminya sebelum mengingatkannya. Cara demikian lebih bisa di terima suami ketimbang cara-cara langsung yang akan memperburuk situasi.



8. Memiliki prinsip hidup yang kuat. Ia tak mudah terpengaruh gaya hidup non islami yang sekarang ini gencar di budayakan oleh media massa. Sebagai muslimah ia harus tetap berpegang teguh pada ajaran Islam baik dari segi berpakaian, berprilaku dan lainnya. Ia pantang meniru lifestyle wanita non muslim. Rosulullah SAW bersabda, “Barangsiapa meniru gaya hidup suatu kaum, berarti ia termasuk golongan tersebut.”



9. Ia mampu menjaga penglihatannya dan kehormatannya. Ia tak mau memandang laki-laki selain suaminya. Kehormatannya di jaga mati-matian demi suaminya. Ia bersolek hanya untuk suaminya. Ini merupakan gambaran Bidadari Syurga.

Allah SWT berfirman.. Yang artinya, “Katakanlah kepada wanita yang beriman, Hendaklah mereka menahan pandangannya dan kemaluannya. Dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya.” (Q.S An Nuur:31)



10. Bersikap wara’. Ia tak mau mengkonsumsi makanan-makanan yang haram ataupun yang syubhat. Demikian pula ia menjaga suami dan anak-anaknya dari hal tersebut. Ia faham betul bahwa dari makanan yang baik dan halal akan lahir pula kepribadian-kepribadian yang baik. “Kuatnya agama adalah sikap wara’.” demikian sabda Nabi SAW.



Rosulullah SAW dalam sabdanya; 

“Dunia seluruhnya adalah perhiasan, dan perhiasan yang terindah adalah wanita yang shalihah.”


^^~